Sabtu, 07 April 2012

Persiapan Resusitasi Bayi Baru Lahir

Bidan harus siap melakukan resusitasi BBL pada setiap menolong persalinan.Tanpa persiapan kita akan kehilangan waktu yang berharga. Walaupun beberapa menit bila BBL tidak segera bernapas, bayi dapat menderita kerusakan otak atau meninggal. Persiapan yang diperlukan adalah persiapan keluarga, tempat, alat untuk resusitasi dan persiapan diri (bidan).


Persiapan Keluarga

Sebelum menolong persalinan, bicarakan dengan keluarga mengenai kemungkinan-kemungkinan yang terjadi pada ibu dan bayi dan persiapan persalinan.

Persiapan Tempat Resusitasi

Persiapan yang diperlukan meliputi ruang bersalin dan tempat resusitasi:
  • Gunakan ruangan yang hangat dan terang.
    Ruangan yang hangat akan mencegah bayi hipotermi.
  • Tempat resusitasi hendaknya datar, rata, keras, bersih, kering dan hangat misalnya meja, dipan atau di atas lantai beralas tikar. Sebaiknya dekat pemancar panas dan tidak berangin (jendela atau pintu terbuka).
    Tempat resusitasi yang rata diperlukan untuk kemudahan pengaturan posisi kepala bayi.
    Untuk sumber pemancar panas gunakan lampu 60 watt atau lampu petromak. Nyalakan lampu menjelang persalinan.

Persiapan Alat Resusitasi

Sebelum menolong persalinan, selain menyiapkan alat-alat persalinan juga harus disiapkan alat-alat resusitasi dalam keadaan siap pakai, yaitu:
  • Siapkan 3 lembar kain yang bersih, kering, hangat dan dapat menyerap cairan, misalnya handuk, kain flanel dll. Kalau tidak ada gunakan kain panjang atau sarung.
    Kain ke-1 untuk mengeringkan bayi;
    Kain ke-2 untuk menyelimuti bayi;
    Kain ke-3 untuk ganjal bahu bayi.
    Kain untuk ganjal bahu bisa dibuat dari kain (handuk kecil, kaos dan selendang.
  • Alat penghisap lendir DeLee atau bola karet
    Alat ventilasi: tabung dan sungkup/ balon dan sungkup.
    Jika mungkin sungkup dengan bantalan udara untuk bayi cukup bulan dan prematur.
  • Kotak alat resusitasi
  • Sarung tangan
  • Jam atau pencatat waktu

Alat penghisap lendir DeLee

Alat penghidap lendir DeLee
Alat penghidap lendir DeLee adalah alat yang digunakan untuk menghisap lendir khusus untuk BBL

Bola karet penghisap

Bola karet penghisap


Tabung dan sungkup

Tabung dan sungkup
Tabung dan sungkup/ balon dan sungkup merupakan alat yang sangat penting dalam tindakan ventilasi pada resusitasi, siapkan sungkup dalam keadaan terpasang dan steril.
Tabung/ balon serta sungkup dan alat penghisap lendir DeLee dalam keadaan steril, disimpan dalam kotak alat resusitasi.

Cara menyiapkan

  • Kain ke-1
    Fungsi kain pertama adalah untuk mengeringkan BBL yang basah oleh air ketuban segera setelah lahir. Bagi bidan yang sudah biasa terlatih meletakkan bayi baru lahir di atas perut ibu, sebelum persalinan akan menyiapkan sehelai kain diatas perut ibu untuk mengeringkan bayi. Hal ini dapat juga digunakan pada bayi asfiksia.
  • Kain ke-2
    Fungsi kain kedua adalah menyelimuti BBL agar tetap kering dan hangat. Kain kedua digelar di atas tempat resusitasi. Saat memulai resusitasi, bayi yang diselimuti kain kesatu akan diletakkan di tempat resusitasi, di atas gelaran kain kedua.
  • Kain ke-3
    Fungsi kain ketiga adalah untuk ganjal bahu bayi. Kain digulung setebal kira-kira 2 cm dan dapat disesuaikan untuk mengatur posisi kepala bayi sedikit ekstensi (posisi menghidu).
  • Alat resusitasi
    Kotak alat resusitasi yang berisi alat penghisap lendir DeLee dan alat resusitasi tabung/ balon dan sungkup diletakkan dekat tempat resusitasi, maksudnya agar mudah diambil sewaktu-waktu dibutuhkan untuk melakukan tindakan resusitasi BBL.
  • Sarung tangan
  • Jam atau pencatat waktu

Persiapan Diri

Pastikan penolong sudah menggunakan alat pelindung diri untuk melindungi dari kemungkinan infeksi:
  • Memakai alat pelindung diri pada persalinan (celemek plastik, masker, penutup kepala, kaca mata, sepatu tertutup).
  • Melepaskan perhiasan, cincin, jam tangan sebelum cuci tangan.
  • Mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau dengan campuran alkohol dan gliserin.
  • Mengeringkan dengan kain/ tissue bersih.
  • Menggunakan sarung tangan sebelum menolong persalinan.

Pembahasan persiapan resusitasi bayi baru lahir dengan asfiksia ini merupakan bagian dari rangkaian penalaksanaan bayi baru lahir dengan asfiksia. Pokok bahasan lainnya yang terkait tidak terpisahkan:
Sumber referensi: Buku Asuhan Persalinan Normal, JNPK-KR 2008

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar, pertanyaan maupun opini anda sangat bermanfaat.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Komentar, kritik dan saran Anda sangat berarti bagi Kami

© 2011 www.nengbidan.com. All Rights Reserved | Privacy Policy