Jumat, 27 April 2012

Memakai Sarung Tangan (Tindakan Pencegahan Infeksi)

Pakai sarung tangan sebelum menyentuh sesuatu yang basah (kulit tak utuh, selaput mukosa, darah atau cairan tubuh lainnya), peralatan, sarung tangan atau sampah yang terkontaminasi.
nitrile-exam-gloves-gloveJika sarung tangan diperlukan, ganti sarung tangan untuk setiap ibu atau bayi baru lahir untuk menghindari kontaminasi silang atau gunakan tangan yang berbeda untuk situasi yang berbeda pula.

Jenis-jenis sarung tangan

Sarung tangan steril
Gunakan sarung tangan steril atau disinfeksi tingkat tinggi untuk prosedur apapun yang akan mengakibatkan kontak dengan jaringan di bawah kulit seperti persalinan, penjahitan vagina atau pengambilan darah
Sarung tangan periksa
Gunakan sarung tangan periksa yang bersih untuk menangani darah atau cairan tubuh
Sarung tangan rumah tangga
Gunakan sarung tangan rumah tangga atau tebal untuk mencuci peralatan, menangani sampah, juga membersihkan darah dan cairan tubuh.

Tabel Prosedur/ Tindakan yang memerlukan sarung tangan

Prosedur/ Tindakan Perlu sarung tangan Sarung tangan disinfeksi tingkat tinggi Sarung tangan steril 1
Memeriksa tekanan darah, temperatur tubuh atau menyuntik Tidak Tidak Tidak
Menolong persalinan dan kelahiran bayi, menjahit laserasi atau episiotomi Ya Bisa diterima Dianjurkan
Mengambil contoh darah/ pemasangan IV Ya 2 Tidak Tidak
Mengisap lendir dari jalan napas bayi baru lahir Ya Ya Tidak
Memegang dan membersihkan peralatan yang terkontaminasi Ya 3 Tidak Tidak
Memegang sampah yang terkontaminasi Ya Tidak Tidak
Membersihkan percikan darah atau cairan tubuh Ya 3 Tidak Tidak
1 Jika sterilisasi tidak memungkinkan, sarung tangan disinfeksi tingkat tinggi adalah satu-satunya alternatif yang bisa diterima
2. Dapat gunakan sarung tangan periksa yang bersih
3. Sarung tangan tebal atau sarung tangan rumah tangga dari lateks adalah paling praktis untuk tujuan ini
Tabel diadaptasi dari CDC, 1989 dan DHIHS, 1988

Sarung tangan sekali pakai lebih dianjurkan, tapi jika jumlahnya sangat terbatas maka sarung tangan bekas pakai dapat diproses ulang dengan dekontaminasi, cuci dan bilas, disinfeksi tingkat tinggi atau sterilisasi.
Jika sarung tangan sekali pakai digunakan ulang, jangan diproses lebih dari tiga kali karena mungkin ada robekan/ lubang yang tidak terlihat atau sarung tangan mungkin robek pada saat sedang digunakan.
“Ingat: Jangan gunakan sarung tangan jika sarung tangan tersebut retak, tipis atau ada lubang dan robekan. Buang dan gunakan sarung tangan yang lain.”


Sumber referensi:
Buku Acuan Palatihan Klinik, Asuhan Persalinan Normal; Asuhan Esensial, Pencegahan dan Penanggulangan Segera Komplikasi Persalinan dan Bayi Baru Lahir; JNPK-KR, Departemen Kesehatan RI, 2008
Sumber gambar:
http://i433.photobucket.com/albums/qq55/safecare-gloves/nitrile-exam-gloves-glove.jpg
Lanjut ke:
>>> Menggunakan teknik aseptik
Kembali ke:
<<< Mencuci tangan
<< Pencegahan infeksi
< Lima benang merah dalam asuhan persalinan dan kelahiran bayi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar, pertanyaan maupun opini anda sangat bermanfaat.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Komentar, kritik dan saran Anda sangat berarti bagi Kami

© 2011 www.nengbidan.com. All Rights Reserved | Privacy Policy