Rabu, 09 November 2011

Ketidaknyamanan Selama Kehamilan


Ketidaknyamanan yang umum dialami ibu selama kehamilan diantaranya:


Rasa mual/muntah-muntah (trimester pertama)

Penyebab yang pasti tidak diketahui, mungkin disebabkan:

  1. Peningkatan kadar hCG estrogen/progesteron
  2. Relaksasi dan otot-otot halus
  3. Metabolik : Perubahan dalam metabolisme karbohidrat 
  4. Mekanis : Kongesti, inflamasi (peradangan), distensi pergeseran (displacement) 
  5. Alergis : Sekresi korpus luteum, antigen dari ayah, isoaglutinin, “keracunan” histamin.



Sakit kepala (trimester pertama, kedua dan ketiga)

  1. Kontraksi otot, ketegangan spasme otot, keletihan
  2. Pengaruh hormon, tegangan mata sekunder terhadap perubahan okuler, kongesti hidung, dinamika cairan syaraf yang berubah, alkalosis ringan pada pernafasan.

Sering buang air kecil (trimester pertama dan ketiga)

  1. Tekanan uterus pada kantung kemih
  2. Nokturia akibat ekskresi sodium yang meningkat bersamaan terjadinya dengan pengeluaran air
  3. Air dan sodium tertahan di dalam tungkai bawah selama siang hari karena stasis vena, pada malam hari terdapat aliran balik vena yang meningkat dengan akibat peningkatan dalam jumlah output air seni.

Kelelahan (selama trimester pertama)

  1. Penyebab tidak diketahui
  2. Mungkin berhubungan dengan penurunan laju metabolisme basal pada awal kehamilan.

Mengidam (biasanya pada trimester pertama)

  1. Mungkin berkaitan dengan persepsi individu wanita tersebut mengenai apa yang bisa mengurangi rasa mual dan muntah
  2. Indera pengecap menjadi tumpul, jadi makanan yang merangsang lebih dicari-cari.

Keputihan (trimester pertama, kedua dan ketiga)

  1. Hiperplasia mukosa vagina
  2. Peningkatan produksi lendir dan kelenjar endoservikal sebagai akibat dari peningkatan kadar estrogen.

Edema dependen (trimester kedua dan ketiga)

  1. Peningkatan kadar sodium dikarenakan pengaruh hormonal
  2. Kongesti sirkulasi pada ekstremitas bawah
  3. Peningkatan permeabilitas kapiler
  4. Tekanan dari pembesaran uterus pada vena pelviks ketika duduk atau pada vena cava inferior ketika berbaring.

Hemorrhoid (trimester kedua dan ketiga)

  1. Konstipasi
  2. Tekanan yang meningkat dari uterus gravid terhadap vena hemorrhoidal
  3. Dukungan yang tidak memadai pada vena hemorrhoid di area anorektal
  4. Kurangnya klep dalam pembuluh-pembuluh ini yang berakibat pada perubahan secara langsung pada aliran darah
  5. Statis, gravitas, tekanan vena yang meningkat dalam vena panggul, kongesti vena, pembesaran vena-vena hemorrhoid.

Insomnia/sulit tidur (mulai pertengahan masa kehamilan)

  1. Pola tidur berubah, tidur nyenyak meningkat mulai minggu ke-25, berpuncak pada minggu ke-33 – 36, kemudian menurun ke tingkat sebelum hamil pada saat cukup bulan (aterm)
  2. Bangun tengah malam, ketidaknyamanan karena uterus hamil, nokturia, dyspnea, heartburn, kongesti hidung.

Keringat bertambah (secara perlahan terus meningkat selama kehamilan)

  1. Aktifitas kelenjar apocrine meningkat kemungkinan akibat perubahan hormonal
  2. Kegiatan kelenjar eccerine meningkat oleh karena aktifitas kelenjar thyroid yang meningkat
  3. Peningkatan berat badan dan aktifitas metabolik
  4. Telapak tangan berkeringat karena aktifitas adrenocorticol
  5. Aktivitas kelenjar sebaceous.

Kram pada kaki (setelah usia kehamilan 24 minggu)

  1. Tidak jelas dasar penyebabnya
  2. Bisa jadi karena ketidakseimbangan rasio kalsium/fosfor, kadar kalsium yang rendah serta alkalosis yang disebabkan oleh perubahan pernafasan
  3. Tekanan uterus yang meningkat pada syaraf
  4. Keletihan
  5. Sirkulasi darah yang kurang ke tungkai bagian bawah. Menunjuk ke jari-jari kaki.

Nafas sesak/hyperventilasi (awal trimester kedua)

  1. Peningkatan kadar progesteron berpengaruh secara langsung pada pusat pernafasan untuk menurunkan kadar CO2 serta meningkatkan kadar O2
  2. Meningkatkan aktifitas metabolik menyebabkan peningkatan kadar CO2
  3. Uterus membesar dan menekan pada diafragma.

Nyeri ligamentum rotundum (trimester kedua dan ketiga)

  1. Hypertropi dan peregangan ligament selama kehamilan
  2. Tekanan dari uterus pada ligamentum.

Pusing/syncope (trimester kedua dan ketiga)

  1. Hipertensi postural yang berhubungan dengan perubahan-perubahan hemodynamis
  2. Penggumpalan darah di dalam pembuluh tungkai, yang mengurangi aliran balik vena dan menurunkan output kardiak serta tekanan darah dengan tegangan orthostatis yang meningkat
  3. Mungkin dihubungkan dengan hypoglycemia.

Varices pada kaki/vulva (trimester kedua dan ketiga)

  1. Kongesti vena dalam vena bagian bawah yang meningkat sejalan dengan kehamilan karena tekanan dari uterus yang hamil
  2. Karapuhan jaringan elastis yang diakibatkan oleh estrogen
  3. Kecenderungan bawaan keluarga 

(Pusdiknakes-WHO-JHPIEGO, Asuhan Antenatal, 2003, hal.: 74 – 88).


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar, pertanyaan maupun opini anda sangat bermanfaat.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Komentar, kritik dan saran Anda sangat berarti bagi Kami

© 2011 www.nengbidan.com. All Rights Reserved | Privacy Policy