Senin, 07 Mei 2012

Rujukan

SPL13250_001Rujukan dalam kondisi optimal dan tepat waktu ke fasilitas rujukan atau fasilitas yang memiliki sarana lebih lengkap, diharapkan mampu menyelamatkan jiwa para ibu dan bayi baru lahir. Meskipun sebagian besar ibu akan mengalami persalinan normal namun sekitar 10-15% diantaranya akan mengalami masalah selama proses persalinan dan kelahiran bayi sehingga perlu dirujuk ke fasilitas kesehatan rujukan. Sangat sulit untuk menduga kapan penyulit akan terjadi sehingga kesiapan untuk merujuk ibu dan/ atau bayinya ke fasilitas kesehatan rujukan secara optimal dan tepat waktu( jika penyulit terjadi) menjadi syarat bagi keberhasilan upaya penyelamatan.

Setiap penolong persalinan harus mengetahui lokasi fasilitas yang mampu untuk menatalaksana kasus gawat darurat obstetri dan bayi baru lahir seperti:

Minggu, 06 Mei 2012

Pencatatan (Dokumentasi)

pencatatan asuhan klinisCatat semua asuhan yang telah diberikan kepada ibu dan/ atau bayinya. Jika asuhan tidak dicatat, dapat dianggap hal tersebut tidak dilakukan. Pencatatan adalah bagian penting dari proses membuat keputusan klinik karena memungkinkan penolong persalinan untuk terus menerus memperhatikan asuhan yang diberikan selama proses persalinan dan kelahiran bayi. Mengkaji ulang catatan memungkinkan untuk menganalisa data yang telah dikumpulkan dan dapat lebih efektif dalam merumuskan suatu diagnosis dan membuat rencana asuhan atau perawatan bagi ibu atau bayinya. Partograf adalah bagian terpenting dari proses pencatatan selama persalinan. (lihat bagian partograf untuk penjelasan lengkap mengenai partograf).
Pencatatan rutin adalah penting karena:

Sabtu, 05 Mei 2012

Pertimbangan-pertimbangan Mengenai PI di Luar Institusi

Persalinan dan kelahiran bayi dapat terjadi di luar institusi, yaitu di rumah, klinik bersalin swasta, polindes atau puskesmas. Jika berlangsung di rumah, hati-hati agar benda-benda yang terkontaminasi tidak menyentuh daerah yang telah dibersihkan dan disiapkan untuk suatu prosedur. Bagian berikut ini akan membahas beberapa perubahan dan pemikiran tindakan-tindakan PI (pencegahan infeksi) dalam beberapa situasi tertentu.

washing-hands

Jumat, 04 Mei 2012

Pengolahan Sampah dan Mengatur Kebersihan dan Kerapian

sampah medisSampah bisa terkontaminasi atau tidak terkontaminasi. Sampah yang tidak terkontaminasi tidak mengandung risiko bagi petugas yang menanganinya. Tapi sebagian besar limbah persalinan dan kelahiran bayi adalah sampah terkontaminasi. Jika tidak dikelola dengan benar, sampah terkontaminasi berpotensi untuk menginfeksi siapapun yang melakukan kontak atau menangani sampah tersebut termasuk anggota masyarakat. Sampah terkontaminasi termasuk darah, nanah, urin, kotoran manusia dan benda-benda yang kotor oleh cairan tubuh. Tangani pembuangan sampah dengan hati-hati.

Tujuan pembuangan sampah secara benar adalah

Kamis, 03 Mei 2012

Penggunaan Peralatan Tajam Secara Aman

Peralatan medis tajamLuka tusuk benda tajam (misalnya, jarum) merupakan salah satu alur utama infeksi HIV dan hepatitis B di antara penolong persalinan. Oleh karena itu, perhatikan pedoman berikut:
  • Letakkan benda-benda tajam di atas baki steril atau disinfeksi tingkat tinggi atau dengan menggunakan “daerah aman” yang sudah ditentukan (daerah khusus untuk meletakkan dan mengambil peralatan tajam).
  • Hati-hati saat melakukan penjahitan agar terhindar dari luka tusuk secara tak sengaja.
  • Gunakan pemegang jarum dan pinset pada saat menjahit. Jangan pernah meraba ujung atau memegang jarum jahit dengan tangan.
  • Jangan menutup kembali, melengkungkan, mematahkan atau melepaskan jarum yang akan dibuang.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Komentar, kritik dan saran Anda sangat berarti bagi Kami

© 2011 www.nengbidan.com. All Rights Reserved | Privacy Policy